Cerita Dewasa – Mahasiswi Bermemek Tipis

4342 views
Agen Betting Terpercaya Agen Betting Terpercaya

Cerita Dewasa – Mahasiswi Bermemek Tipis | Cerita sex terbaru kali ini adalah sebuah cerita seks yang tidak akan pernah aku lupakan sobat. Karena cerita sex ini merupakan hasil karyaku sendiri saat aku masih duduk di salah satu bangku perkuliahan dibandung dan menjadi ketua BEM juga. Dengan hal ini saya berani menceritakan bagaimana kisah dari seorang ketua badan eksekutiv mahasiswa ini menjadi salah satu penggemar bugil juga walaupun ini hampir terjadi samapai aku mau lulus dari kampus itu.

Cerita Dewasa - Mahasiswi Bermemek TipisCerita Dewasa – Mahasiswi Bermemek Tipis | Bagaimana ceritanya mari kita mulai saja dari awal…. Halo, salam kenal, sbelumnya perkenalkan, nama gw Rudi Hartanto, di forum ini gw mau berbagi tentang kisah cinta gw yang nyata (real story) gw alamin sendiri. Untuk kesempatan pertama gw mau cerita ttg kisah gw jaman kuliah: gw kasih judul: Cerita Sex Mahasiswi Cantik Bandung.

Cerita Dewasa – Mahasiswi Bermemek Tipis | Umur gw sekarang 31 tahun, kisah ini terjadi akhir 2001. Gw saat itu masih kuliah di Univ. Indonesia, (Fakultas, maaf…rahasia,takut ketahuan). Waktu itu gw semester 5. Di kampus gw punya temen deket perempuan, Melda namanya (maaf, nama gw samarin). Melda itu seangkatan sama gw, anaknya cantik, kulit putih, rambut panjang lurus, tinggi sekitar 160an cm, berat sekitar 48an, dan yang paling enak dilihat dari dia adalah payudaranya yang bulat membusung dengan ukuran 36B.

Cerita Dewasa – Mahasiswi Bermemek Tipis | Melda tergolong mahasiswa pinter di UI, ini terbukti dr seringnya ia mendapat beasiswa.Melda tergolong mhasiswa yang abis kuliah lalu pulang, ga pernah nongkrong kaya’ gw. Di antara temen-temen gw ada salah satu teman yang naksir berat sama dia, Baldy namanya. Baldy dah lama ngincer Melda, tapi ga pernah berani ngomongnya. Suatu hari Baldy punya keberanian buat ngomong langsung ke Melda, ditembak lah Melda. Mungkin karena ga enak atau apa, Melda pun terima Baldy, pacaran lah mereka.

Singkat cerita sekitar sebulan setelah “penembakan” itu, HP gw bunyi, isinya sms dr Melda. Dia minta ketemuan ma gw. Akhirnya kita ketemuan di somewhere di sekitar kampus UI depok. Kita ngobrol, dr persoalan enteng sampe serius. Di situ Melda curhat ttg hubungannya dengan Baldy.

Akhirnya gw tau, bahwa hubungan mereka renggang, alasannya Melda mengeluh tentang Baldy yang menurutnya terlalu kaku , dan intensitas ketemuan mereka yang kurang. Gw interogasi lagi, soalnya gw ga percaya kalo’ hanya itu penyebabnya. Melda pun akhirnya ngaku, bahwa sebenarnya dia ga suka Baldy, dia terima Baldy krn kasihan.

Dan yang gw kaget lagi, ternyata Melda udah lama menaruh simpati sama gw yang notabene sehari-harinya hidup sebagai mahasiswa yang urakan dan cenderung asal-asallan. Gw diam, ga bisa ngomong, dan ga bisa kasih dia solusi. Gw ga jawab apa-apa hari itu. Pertemuan pun gw tutup dengan ngajak dia makan di warung tongseng deket kampus dan gw anter dia pulang naek angkot.

Besoknya…gw inget harinya hari senin di bulan oktober 2001. Waktu itu gw kebagian kuliah sekelas bareng Melda, di kelas gw iseng-iseng curi pandang ke dia yang hari itu pae baju kemeja warna putih lengan pendek dan rok coklat tua motif kembang-KEMBANG kecil sejengkal di atas lutut, cantik bgt dia, dengan rambut panjang lurus diurai yang jatuhnya pas banget di payudara montoknya yang mengintip karena kancing yang terlepas dua. Lihat gw merhatiin dia, diapun senyum.

Gw ga berkedip liat dia duduk, dr ujung rambut sampe ujung kaki. Betisnya yang mulus dan bentuknya mirip padi membunting sgt menggoda gw. Ga lama bel selesai kuliah berbunyi. Semua mahasiswa termasuk Melda dan gw keluar. Di depan pintu gw panggil dia, dia senyum dan kita ngobrol basa basi. Karena hari itu kuliah jam terakhir dan sudah agak sore, gedung perkuliahan pun lumayan sepi.

Sewaktu melintas di depan toilet gw tarik tangan dia scara mendadak masuk ke toilet cowok. Melda kaget, matanya agak melotot ke gw yang masih dengan tenang membimbingnya masuk ke dalam bilik toilet. Jari telunjuk gw pasang di depan bibir gw tanda jgn berisik. Seolah kena hipnotis Melda diam, dan secepat kilat pun gw samber bibir ranumnya dengan ciuman lembut.

Awalnya dia diam, tanpa reaksi, tapi lama-lama dia bereaksi. Ciuman gw tambah agar lebihpanas, dan dia kebawa suasana. Dia membalas cukup panas, panas, lebih panas, dan segalanya menjadi liar buat kita berdua…tangan gw secepat kilat menyingkap rok pendeknya ke pinggang, dan ternyata di balik rok itu Melda cuma pake CD dalam bentuk G-string hitam yang sexi bgt.

Gw secepat kilat membuka retsleting jins belel gw, gw turunin CD, dan menggenggam penis gw yang hitam dengan ukuran 18 cm. Sambil menyingkap G stringnya ke samping (tanpa melepasnya), gw bimbing penis gw masuk ke vaginanya. Pelan…sedikit dmi sedikit….daaan….

“Okh…” Melda melenguh.

Awalnya matanya mendelik ke gw. Ternyata, ini adalah first time dia ML, dia masih perawan. Gw ga mau bikin dia sakit.

Awalnya gw diemin, tapi setelah pelan-pelan dia bereaksi, maka gw goyang dia dalam posisi berdiri dia mepet tembok. Melda mulai mendesah, tapi gw sumpel bibirnya dengan bibir gw biar ga kedengeran orang. Gw ga nyangka , di balik dia yang pinter lugu dan keliatan intelek ternyata nafsunya gede bgt, terbukti saat dia mengaduk vaginanya dengan penis gw, rasanya hangat banget.

“Mel, ganti posisi ya?” kata gw, posisi pun skarang berganti.

Gw minta dia nungging, dan gw embat vagina dia dari belakang. Sekitar 5 menitan gw ngerasa vaginanya ngempot rapet penis gw dan dia mengejang. Ternyata Melda orgasme, dan ga sampe semenit penis gw pun terasa mau ada yang nyembur. Ga disangka gw minta ijin untuk keluar di dalam vaginanya dan dia meng-iya-kan….maka…CRReeeetTT….creeettt…keluarlah mani gw di dalam rahim dia, gw kiss dia, french kiss, dan gw peluk dia erat.

Karena ngerasa di area publik, gw pun cepet-cepet rapiin baju, begitu jg dia, rok dan G stringnya dikembalikan ke posisi semula. kami pun keluar toilet bergantian. Gw anter dia pulang pake mobil butut gw, dan di perjalanan gw tembak dia dan dia nerima cinta gw ( ya iyalah terima, virginnya ada dah gw embat…he he). Maka jadianlah kami.

Gw pun walaupun sudah jadian tetep ada ga enak, terutama sama Baldy, mantan dia, yang juga temen gw. Tapi gw pikir biarin lah…gw siap terima karma kalo ternyata gw salah atas kejadian ini. seksigo

Hari-hari berikutnya bersama Melda pun gw laluin dengan happy happy. Kita semakin akrab, bahkan keluarga jg sudah saling kenal. Hubungan sex pun jg jd lebih intens. Melda semakin ahli dalam urusan ini, krn seringnya kita berbuat. Hotel, kamar dia di rumah, sampai mobil pun menjadi saksi petualangan sex kita yang hangat bahkan sampai yang panas.

Kita pernah ML di dalam mobil. Tempatnya? gwss what ? di kawasan kampus UI depok. Gw seringnya jalan berkeliling pake mobil gw, di dalamnya Melda berada di posisi setir, dan sekaligus diatas pangkuan gw, kondisinya Celana dalamnya dilepas dan penis gw nerobos vagina dia dalam posisi dia dipangku seolah-olah sedang nyetir….dan semuanya selalu diakhiri dengan klimax, dan Melda selalu minta mani gw untung ngecrott di dalem vaginanya.

WOW….enaknya ga bisa dibandingin sama apapun. Pernah juga gw entot dia di garasi rumahnya, biasanya selesai apel malem minggu, ML quickie adalaha kesukaannya…..semua petualangan dengan Melda terjadi kira-kir hingga 2 tahun.

Melda akhirnya wisuda duluan drpada gw, yaitu akhir 2003. Selepas dari bangku kuliah, diterimalah dia bekerja di perusahaan telekomunikasi swasta. Dari situ lah pertemuan gw dengan dia jd lebih sedikit. Karena berkurangnya intensitas ketemuan itulah mungkin yang menyebabkan dia sedikit berpaling dari gw.

Ditandai dengan berkenalannya dia dengan rekan kerjanya yang bernama Andi yang kebetulan jago bgt merangkai kata hingga Melda luluh hatinya dan berpaling ke dia. Semua gw tau dari beberapa sms di HP dia dr Andy dengan kata-kata mesra. Di situ gw masih sabar, dan gw kros cek ke Melda, dia bilang Andy cuma temen curhatnya.

Suatu hari, sekitar Februari 2004. Gw niat untuk coba jd spionase. Gw tunggu jam bubar kantornya. Gw tunggu dari depan halte di depan kantornya, sehingga gw bisa liat keluar masuk karyawan. Bener juga usaha gw ga sia-sia. Ga lama Melda keluar bertiga. Satu temnnya perempuan dan satunya laki-laki dengan potongan tubuh subur, botak, kulit putih.

Teman cewenya berpisah di parkiran motor, dan Melda ternyata menunggu si teman botaknya yang belakangan gw tau kalo dia itulah si Andy. Melda pun menghempaskan pantat sexinya di atas jok motor Honda Tiger milik Andy, ga lama mereka berlalu. Untunglah hari itupun gw bawa motor jd bisa gw ikutin arah mereka jalan, ternyata mereka menuju ke arah Setiabudi, jkt, masuk sedikit ke gang kecil. Gwss what? ternyata itu kost-kostsan si Andy.

Gw dah pusing bgt waktu itu, cuma gw tetap penasaran buat ikutin trus mereka. Akhirnya gw cari akal. Dengan pura-pura survey untuk cari kamar kost gw pun bisa berkeliling kostan. Sambil gw liat tiap kamarnya dan gw akhirnya kaget, ada sepatu high heel Melda di dpn kamar itu. Gw yakin itu kamar Andy. Dari luar yang kedengeran cuma suara acara TV yang disetel lumayan keras.

Kebetulan kaca jendelanya adalah kaca nako, maka gw bisa pelan buka jendelanya dan menyibakkan kordennya sedikit. Dan pembaca boleh tebak, apa yang gw liat saat itu bikin tulang gw terasa lepas semua…..Melda yang gw sayang, Melda yang pintar , Melda yang sexi saat itu lg berada dalam posisi bersimpuh telanjang bulat sambil menaik turunkan pantat yang vaginanya sudah terisi penis si Andy dan mendesah keenakan, sementara si Andy yang dalam posisi memangku Melda menghisapi dan meremasi toket sexi 36 B nya dengan penuh nafsu ….

ga pikir panjang gw panggil Melda, mereka pun kaget, mungkin karena hapal itu suara gw, Melda pun cepat berpakaian. Walaupun mash dalam kondisi acak-acakkan Melda berlari ke arah gw sambil minta maaf, tapi sayangnya, gw dah sakit bgt dan terlanjur shock liat semuanya. kami pun bubaran. Dari situ gw jd terbayang, apa jangan-jangan ini karma gw sama Baldy dulu, walaupun itu cuma perasaan gw aja.

Singkat cerita, sekitar pertengahan tahun 2006, di rumah gw terima undangan menikah, ternyata Melda menikah, dan ternyata calon suaminya adalah si Andy. Hmm…gw sedikit lega, karena akhirnya pengorbanan gw dengan bubarin Melda ga sia-sia. Mereka pun berjodoh….sementara gw baru menikah dan dapat pengganti yang lebih baik dr Melda beberapa tahun berikutnya. Cerita sex, cerita nyata, cerita ngentot, cerita mesum, cerita dewasa terbaru 2016

Incoming search terms:

  • ceritadewasa mahasiswi
  • memek legit bulu tipiscerita ngentot
  • cerita dewasa ngentot takan pernah di lupakan
  • cerita petualangan seks andi
  • cerita seks berani kilat
  • cerita seks abg melda
  • cerita ngentot dengan gaun pesta
  • cerita mesum hot abg
  • pembantu ceritamesum
  • cerita dewasa kampus 36 b

Tags: #cerita dewasa #cerita mesum #cerita ml #cerita ngentot #cerita porno #cerita sex #daun muda #terbaru 2016

Tinggalkan pesan "Cerita Dewasa – Mahasiswi Bermemek Tipis"

Penulis: 
    author